Mengapresiasi Keberhasilan Penurunan Kasus Covid-19
User

Mengapresiasi Keberhasilan Penurunan Kasus Covid-19

BERITAJABAR.ID - Masyarakat mengapresiasi keberhasilan penurunan kasus Covid-19. Kesuksesan ini merupakan cermin bahwa pengendalian Covid-19 yang diupayakan Pemerintah berada di jalur yang tepat.

Jika pada bulan Juli 2021 lalu angka Covid mencapai angka yang membuat rumah sakit kelabakan, kini sejumlah Rumah Sakit justru mengalami pelandaian angka terkonfirmasi Covid-19.

Jumlah pasien yang menjalani rawat inap di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat berkurang hingga Senin 11 Oktober 2021 pukul 08.00 WIB, jumlah pasien berkurang 36 orang. Kepala Penerangan Kogabwilhan-I, Kolonel Marinir Aris Mudian mengatakan, hingga pagi ini pasien Covid-19 yangg selesai perawatan di RSDC Wisma Atlet mengalami penambahan.

Dalam keterangan tertulisnya, Aris mengatakan bahwa pasien Covid-19 dari 249 pasien berkurang 36 orang menjadi 213 pasien. Hal ini menunjukkan bahwa perawatan yang dilaksanakan secara intensif di Wisma Atlet dapat mempercepat proses penyembuhan yang berdampak pada pengurangan jumlah pasien secara signifikan.

Berdasarkan data yang ada, terhitung mulai tanggal 23 Maret 2020 sampai 11 Oktober tahun 2021, jumlah pasien terdaftar total 128.341 orang atau bertambah 14 orang. Sementara, untuk jumlah pasien sembuh dan keluar dari RSDC Wisma Atlet total berjumlah 128.128 orang atau bertambah 47 pasien sembuh.  Aris juga mengimbau agar masyarakat tetap menjaga protokol kesehatam supaya terhindar dari penularan virus corona.

Pada kesempatan berbeda, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memberikan pujian terhadap penanganan Covid-19 di Provinsi Bali yang telah berhasil menurunkan kasus aktif hingga 95% dari puncak kasus. Presiden juga meminta capaian tersebut benar-benar dipakai.

Pada 7 Oktober 2021, kasus harian di Bali hanya 60 kasus atau menurun jauh dari puncak kasus yang mencapai 1.910 pada Agustus 2021. Selain itu, kasus aktif juga menurun dari 13.803 kasus menjadi hanya 605 kasus. Presiden berharap tren kasus Covid-19 di Bali bisa terus diturunkan.

Presiden mengingatkan kepada para bupati, wali kota, kapolres, hingga komandan Kodim agar terus memperhatikan beberapa indikator situasi Covid-19, seperti tingkat keterisian tempat tidur (bed occupancy ratio) BOR.

Selain itu, Presiden juga tetap meminta agar di saat terjadi kekurangan oksigen, maka seluruh pihak dapat melakukan penanganan sehingga tidak terjadi keterlambatan di lapangan. Kepala Negara juga mengapresiasi capaian vaksinasi di Bali yang telah mencapai 98% untuk dosis pertama dan lebih dari 80% untuk dosis kedua.

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 pemerintah Aceh menyatakan tren kasus warga terinfeksi virus corona terus menurun di provinsi tersebut sejak beberapa pekan terakhir, namun warga tetap diminta untuk menerapkan protokol kesehatan.

Juru Bicara Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani mengatakan, penambahan harian kasus Covid-19 di Aceh sudah di bawah 50 kasus dalam dua minggu terakhir, walaupun memang fluktuatif. Saifullah memberikan penjelasan, bahwa penurunan kasus Covid-19 di tengah masyarakat tidak hanya terjadi di provinsi paling barat Indonesia tersebut, tetapi kasus juga turun secara nasional.

Saifullah menilai, penurunan kasus Covid-19 menjadi bukti atas efektifitas penerawap pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro sehingga setiao orang yang masuk dan keluar dari Aceh dapat terseleksi dengan baik. Selain itu, tingkat penggunaan masker pada masyarakat yang berada di Aceh, kini sudah 89,27 persen dan tingkat menjaga jarak dan meghindari kerumunan juga sudah 89,50%, persentase tersebut lebih tinggi dari sebelumnya.

Kendati kasus Covid-19 terus turun, dirinya mengimbau agar masyarakat senantiasa menaati protokol kesehatan (Prokes) seperti mencuci tangan, menjaga jarak dan menggunakan masker. Serta tidak lupa menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas dengan harapan pandemi dapat segera teratasi.

Menurunnya angka kematian pada pasien Covid-19 merupakan prestasi yang patut diapresiasi, penurunan kasus ini tentu saja merupakan hasil kolaborasi antara kebijakan pemerintah, peran vital tenaga kesehatan dan kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan. Sejauh ini Kemenkes tetap mengupayakan penguatan rumah sakit sebagai antisipasi jika terjadi lonjakan kasus pasien Covid-19 bergejala berat-kritis.

Penurunan kasus Covid-19 merupakan sebuah prestasi, keberhasilan ini tentu saja merupakan buah dari kerja keras para tenaga kesehatan dan masyarakat yang patuh terhadap protokol kesehatan. Kondisi ini tentu harus tetap dijaga dengan kedisiplinan terhadap protokol kesehatan serta ikut serta dalam program vaksinasi.

Oleh : Deka Prawira )* Penulis adalah kontributor Lingkar Pers dan Mahasiswa Cikini


Image

Write a Facebook Comment

Leave a Comments

UPDATE COVID-19

Jejak Pendapat

Penyebaran COVID-19 Sangat Memprihatinkan, Setujukah Indonesia Lockdown ?

Weekly Toplist