Mahasiswa Stikom Interstudi Ikut Ajang Festival Film Pendek

By Adminjabar 27 Feb 2018, 15:28:51 WIBMetropolitan

Mahasiswa Stikom Interstudi Ikut Ajang Festival Film Pendek

Keterangan Gambar : Adegan Festival Film Pendek ala Mahasiswa STIKOM Interstudi Jakarta


 Beritajabar.id, Jakarta - Gilang Assyambra salah satu calon sineas muda Indonesia mengadu kreativitasnya di Ajang Indonesian Short Film Festival 2018 (ISFF 2018). Mahasiswa dari kampus Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (Stikom) Interstudi jurusan broadcasting itu menampilkan karya sinemanya berjudul "Beranda".

Film yang digarap dengan tema sederhana ini syarat akan pesan kebersamaan satu keluarga yang bisa terpisahkan oleh ketergantungan mereka dengan gadget. Film tersebut menceritakan bagaimana sebuah keluarga ketika makan malam pun masih disibukkan dengan keasyikan menggunakan ponsel. 

Gilang dibantu rekannya Anggi Muradani, Seto Satrio, Avnel Zirrussayfi, dkk untuk menuntaskan karya film pendeknya. Produksinya menggunakan payung 2Siku Picture dan Stikom Interstudi.

Ketua Jurusan Broadcasting Stikom Interstudi Hendra Atmadja mengapresiasikan kreativitas dan inovasi para mahasiswa Stikom Interstudi dalam menuangkan karya sineas.

"Mereka memulai mempraktekkan ilmu sineas mereka dalam mengikuti ajang Festival Film Pendek ini, semoga karya mereka bisa terpilih sebagai karya terbaik," ujar Hendra di Jakarta, Selasa (27/2/2018).

Menurut mantan Eksekutif Produser Metro TV ini, bukan sekadar memenangkan Festival ini. Namun yang penting, lanjut Hendra, para mahasiswa itu sudah memiliki skills, pengetahuan praktek film sebagai modal awal dan portofolio mereka mengawali bagaimana menapaki dunia perfileman.

"Kreativitas mereka merupakan pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk menunjukkan ide dan kemampuan mereka di bidang produksi film, saya terus terang salut," katanya.

Stikom Interstudi, lanjut Hendra akan terus mendorong para mahasiswanya menunjukkan kreativitas dan inovasinya karena ke depan industri yang sedang tumbuh pesat adalah industri kreativ. Keikutsertaan mahasiswa Stikom Interstudi dalam ajang Festival Film Pendek itu juga sebagai wujud bagi kampus Stikom Interstudi berpartisipasi dalam membangun perkembangan industri perfilman nasional.

Ajang Indonesian Short Film Festival 2018 atau disingkat ISFF 2018 yang diikuti Gilang dan teman-temanya merupakan gelaran kompetisi membuat film pendek yang digelar SCTV.

Ajang ini guna menyambut digelarnya ajang penghargaan film tahunan Indonesian Box Office Movie Awards 2018 yang juga akan disiarkan SCTV.

ISFF sendiri sudah berlangsung sejak 2016 lalu dan tahun ini akan memasuki tahun ketiga. Periode kompetisi untuk ISFF 2018 pun sudah dibuka sejak tanggal 22 Desember 2017 lalu dan akan terus berlangsung hingga 28 Februari 2018 mendatang.

Penilaian dilakukan juri dari para sineas nasional serta tim dari pihak SCTV. Para juri telah menyiapkan penilaian dari semua aspek.

Para film maker yang mengikuti kompetisi ini harus mengirim video film pendek terbaik karya mereka. Selanjutnya, video tersebut akan dinilai oleh dewan juri untuk dipilih sebagai pemenang yang akan meraih hadiah dengan total senilai ratusan juta rupiah. (red)

Lihat juga Trailer: https://www.vidio.com/watch/1289098-isff2018-beranda-full-movie-tangerang-selatan#

Andi (20thn) mendapati Ibu, Ayah, dan Adiknya (Nina 18thn) hilang saat makan bersama. Sebuah Short Drama Mystery. First Surealist Film by Gilang Assyambra. dari 2Siku Pictures dan Stikom Interstudi. 
Starring: Reeza Soekmana, Devi Rahma, Norman Naya, and Maya Yuniar.



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment